Kisah lama terus membayangi
nyata dalam lensa mata ini
Walau kupejam namun tetap membayang
Bagai di dalam layar perak semua tergambar
Jelas semua tergambar ho..
Waktu aku menikam dadamu
dan kubakar sekujur tubuhmu
Kau menjerit saat melawan ajal
S'mula kau kuduga kau pengkhianat
Ternyata engkau korban yang sia-sia ho....
Sepinya hidup dalam penjara tak juga hilangkan
Rasa sesal dan rasa bersalah
bayangmu... wajahmu datang menggoda
Jeritmu di telinga, darahmu di nafasku
Api ditubuhmu t'lah menyengat hariku
Kan kemana harus kuhilangkan
rasa sesak terus membelenggu
Kian hari semakin menyiksaku
Ingin rasanya kuberlari
namun jarimu mencengkram kaki ini ho.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar